Minggu, 01 November 2026 Indeks RSS Login Redaksi
TERBARU
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi Perkuat Peran PKK, Mukarramah Fadhlullah Dorong Semangat Gotong Royong Masyarakat Mukarramah Fadhlullah Hadiri Pembinaan Pokja Bunda PAUD di Aceh Tenggara, Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini Persoalan CCTV Ditindaklanjuti, RSUDZA Pastikan Pelayanan Tetap Profesional Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini di Gayo Lues Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro Harumkan Nama Aceh di Malaysia, Atlet Muaythai Pulang dengan 4 Emas dan 2 Perak Stafsus Gubernur Aceh Nektu Bahas Progres Pemulihan Lahan Pertanian dengan Plt Kadistanbun Rancangan APBA 2027 Disampaikan, Pj Sekda Aceh Hadiri Rapat Paripurna DPRA Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi dan Doa Bersama Mengenang Bencana Gayo
Umum

Digempur Kabar Penangkapan, Heri Julius Bongkar Fakta: “Saya Lagi Pengajian”

Digempur Kabar Penangkapan, Heri Julius Bongkar Fakta: “Saya Lagi Pengajian”

BERITADENYUT.COM | BANDA ACEH — Sebuah flyer yang beredar di media sosial memuat narasi bahwa Sekretaris DPW Partai NasDem Aceh, H Heri Julius, ditangkap polisi terkait kasus narkoba. Informasi tersebut kemudian dibantah langsung oleh Heri Julius. Tim Berita Denyut.com

Saat dikonfirmasi pada Selasa (22/9/2026) malam, Heri menegaskan bahwa kabar yang beredar tersebut tidak benar. Ia mengatakan dirinya tidak pernah ditangkap polisi sebagaimana narasi yang tercantum dalam flyer.

“Itu tidak benar. Saat ini malahan saya lagi ikut pengajian rutin malam Rabu,” kata Heri Julius.
Heri mengaku terkejut setelah mengetahui adanya flyer yang mencatut namanya tersebut. Ia menyayangkan beredarnya informasi yang menurutnya dapat merugikan nama baik dan menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
Ia menduga informasi tersebut sengaja dibuat untuk memfitnah dan mencemarkan nama baiknya.

“Memang hobinya suka fitnah orang kali,” ujarnya.
Meski merasa dirugikan, Heri memilih tidak membalas dengan tindakan serupa. Ia justru mendoakan pihak yang menyebarkan informasi tersebut agar diberikan kesehatan. “Kita doakan yang fitnah itu diberikan kesehatan selalu oleh Allah SWT,” katanya.

Beredarnya flyer tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati menerima informasi dari media sosial. Informasi yang menyangkut tuduhan tindak pidana terhadap seseorang sebaiknya tidak langsung dipercaya atau disebarluaskan sebelum terdapat konfirmasi dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Klarifikasi Heri Julius ini langsung di sampaikan ke Media Beritadenyut.com

Iklan

Berita Terkait

Baca Juga