Sabtu, 31 Oktober 2026 Indeks RSS Login Redaksi
TERBARU
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi Perkuat Peran PKK, Mukarramah Fadhlullah Dorong Semangat Gotong Royong Masyarakat Mukarramah Fadhlullah Hadiri Pembinaan Pokja Bunda PAUD di Aceh Tenggara, Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini Persoalan CCTV Ditindaklanjuti, RSUDZA Pastikan Pelayanan Tetap Profesional Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini di Gayo Lues Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro Harumkan Nama Aceh di Malaysia, Atlet Muaythai Pulang dengan 4 Emas dan 2 Perak Stafsus Gubernur Aceh Nektu Bahas Progres Pemulihan Lahan Pertanian dengan Plt Kadistanbun Rancangan APBA 2027 Disampaikan, Pj Sekda Aceh Hadiri Rapat Paripurna DPRA Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi dan Doa Bersama Mengenang Bencana Gayo
Pendidikan

Kak Na Ajak Ibunda Guru Kabupaten dan Kota Dukung Perjuangan Guru

Kak Na Ajak Ibunda Guru Kabupaten dan Kota Dukung Perjuangan Guru

BERITADENYUT.COM | BANDA ACEH - Ibunda Guru bukan semata gelar kehormatan, ikarena gelar ini memiliki tanggungjawab sosial, khususnya kepada para guru, salah satunya adalaha untuk mendukung perjuangan para guru, khususnya dalam meningkatkan SDM dan kesejahteraan para guru.


Hal tersebut disampaikan oleh Ibunda Guru Aceh Marlina Usman, usai melantik Ibunda Guru Kabupaten dan Kota se-Aceh, di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Sabtu (24/10/2026) sore.


“Selamat dan terima kasih atas kesediaan ibu-ibu semua sebagai Ibunda Guru di kabupaten dan kota masing-masing. Kami percaya, amanah yang diberikan kepada Ibunda semua akan meneguhkan semangat kita dalam upaya meningkatkan kapasitas dan tentu saja kesejahteraan para guru,” ujar Kak Na.


Istri Gubernur Aceh itu menelaskan, Ibunda Guru memiliki tugas untuk membantu perjuangan PGRI dalam memajukan pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan, profesionalisme dan perlindungan guru, pendidik dan tenaga kependidikan di wilayah masing-masing.


Selain itu, Ibunda Guru juga memiliki tugas untuk membantu mewujudkan visi, misi dan program kerja pendidikan Pemerintah Aceh dengan PGRI di wilayah Aceh, serta memberi bimbingan, saran, pendapat dan pertimbangan tentang program kerja yang relevan dalam memajukan pendidikan di daerah masing-masing.


“Ibunda Guru juga memiliki tugas Mendukung penguatan program pemberdayaan guru, pendidikan dan tenaga kependidikan, khususnya guru perempuan, dan mengembangkan kemandirian dan peningkatan literasi guru, pendidik dan tenaga kependidikan,” ungkap Kak Na.


Pelantikan Ibunda Guru kabupaten dan kota se-Aceh turut dihadiri oleh Pemerintahan dan Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Aceh Sekda Aceh Syakir, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, Ketua PGRI Aceh Almunzir, Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta tamu undangan lainnya.

Iklan

Berita Terkait

Baca Juga