Minggu, 01 November 2026 Indeks RSS Login Redaksi
TERBARU
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi Perkuat Peran PKK, Mukarramah Fadhlullah Dorong Semangat Gotong Royong Masyarakat Mukarramah Fadhlullah Hadiri Pembinaan Pokja Bunda PAUD di Aceh Tenggara, Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini Persoalan CCTV Ditindaklanjuti, RSUDZA Pastikan Pelayanan Tetap Profesional Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini di Gayo Lues Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro Harumkan Nama Aceh di Malaysia, Atlet Muaythai Pulang dengan 4 Emas dan 2 Perak Stafsus Gubernur Aceh Nektu Bahas Progres Pemulihan Lahan Pertanian dengan Plt Kadistanbun Rancangan APBA 2027 Disampaikan, Pj Sekda Aceh Hadiri Rapat Paripurna DPRA Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi dan Doa Bersama Mengenang Bencana Gayo
Umum

Karhutla Mengancam Aceh, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan

Karhutla Mengancam Aceh, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan

BANDA ACEH, BERITADENYUT.COM – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap perlu mendapat perhatian serius di Aceh. Selain mengancam kelestarian lingkungan, asap kebakaran berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki gangguan pernapasan.
Penanganan karhutla tidak boleh menunggu sampai dampaknya semakin meluas. Pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu memastikan upaya pencegahan, pemantauan titik api, dan pemadaman dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Kabut asap bukan sekadar persoalan jarak pandang. Paparan partikel halus dari asap kebakaran dapat memicu iritasi mata, batuk, sesak napas, serta memperburuk penyakit pernapasan. Karena itu, perlindungan kesehatan masyarakat harus menjadi bagian penting dari penanganan bencana asap.

Jangan Tunggu Kondisi Memburuk
Pemerintah perlu memperkuat pengawasan terhadap kawasan rawan kebakaran, meningkatkan kesiapsiagaan petugas, serta memastikan informasi kualitas udara tersedia bagi masyarakat.
Dinas kesehatan dan instansi lingkungan hidup juga perlu berkoordinasi dalam menyampaikan imbauan berdasarkan kondisi lapangan. Jika kualitas udara memburuk, sekolah dan masyarakat perlu memperoleh panduan yang jelas untuk mengurangi paparan asap.
Warga diimbau membatasi aktivitas luar ruangan ketika asap pekat dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami gangguan pernapasan yang berat.
Di sisi lain, apabila ditemukan pembakaran lahan yang melanggar hukum, penindakan harus dilakukan sesuai ketentuan. Pencegahan dan penegakan hukum menjadi penting agar kebakaran tidak terus berulang setiap tahun.

Keselamatan Warga Harus Diutamakan
Penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama pemerintah, aparat, pengelola lahan, dan masyarakat. Deteksi dini serta respons cepat jauh lebih baik daripada menunggu api meluas dan warga mulai mengalami gangguan kesehatan.
Pemerintah perlu memastikan langkah penanganan berjalan nyata, terukur, dan dapat dipantau publik.
Jangan tunggu korban berjatuhan baru bergerak. Keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan harus menjadi prioritas utama.
BERITADENYUT.COM | Informasi untuk Publik

Iklan

Berita Terkait

Baca Juga